Penakode - Sebelumnya sudah membahas tentang Cara Membuat blog dengan hugo bagian 1 tentang membuat blog melalui terminal dan text editor dari mulai installasi sampai tampil di server localhost.

Blog sebelumnya yang pernah kita buat belum online sehingga belum bisa dikunjungi di internet karena masih tersimpan di komputer dan masih diakses secara lokal. Sekarang kita akan mulai tutorial selanjutnya membuat blog dengan hugo tentang cara deploy ke hosting.

Mempersiapkan Hugo

Berikut susunan struktur hugo yang dibuat sebelumnya

blog
    archetypes
    content
        posts
            latihan-posting.md
    data
    layouts
    static
    themes
        Mainroad
    config.toml

Membuat folder public

Langkah selanjutnya hugo akan membuat file-file statis berupa html, css dan javascript dengan mengetikan perintah berikut:

hugo

maka susunan struktur folder akan otomatis dibuat folder public

blog
    archetypes
    content
        posts
            latihan-posting.md
    data
    layouts
    public
    static
    themes
        Mainroad
    config.toml

Cara deploy Hugo ke hosting

Kali ini, kita akan mencoba untuk men-deploy blog hugo menggunakan hosting dari github menggunakan folder public yang telah dibuat.

Menyiapkan akun github

Langkah pertama, apabila kamu belum mempunyai akun github silahkan membuat akunnya terlebih dahulu dengan daftar disini. Apabila kamu sudah mempunyai akun github lanjut ke proses selanjutnya.

membuat repository github

  1. Buat repo baru dengan pilih new repository, dan saya membuat repo dengan nama “blog-hugo”

membuat-repo-github

  1. Setelah membuat repository, maka akan tampil repo yang masih kosong seperti ini.

    membuat-repo-github

  2. Kemudian buka terminal (cmd atau git bash) dan ketikan perintah berikut di folder untuk mengupload blog di lokal ke repo github.

    folder yang digunakan: blog/public/
    

    kemudian ketik kode berikut ini di folder public tersebut:

    git init
    git add .
    git commit -m "upload blog"
    git remote add origin https://github.com/penakode/blog-hugo.git
    git push -u origin master
    

    Hasilnya seperti berikut ini:

    repo-github

    Sampai tahap ini berarti blog sudah berhasil disimpan di github tetapi masih belum bisa diakses atau dilihat orang lain karena github hanya bisa memproses halaman berupa html, css dan javascript atau format file markdown.

    Baca Juga: syntaks markdown

Bagaimana caranya blog dapat dilihat secara live?

File-file statis hasil generate dari hugo yang terdapat di folder public sudah selesai di upload ke hosting github. Sekarang saatnya untuk membuat repository github agar dapat diakses oleh orang lain dengan membuat github pages.

Ada beberapa cara yang digunakan untuk membuat github pages. Karena kita sudah meng-upload file public ke repository, maka kita akan menggunakan repository “blog-hugo” tersebut untuk dijadikan github pages.

Langkah selanjutnya adalah pilih “Setting”

repo-github-pages

Kemudian scroll kebawah ke bagian github pages

repo-github-pages

lalu ubah Source github pages dari none menjadi master branch.

repo-github-pages

Done, kita berhasil membuat halaman github pages dengan menggunakan repository yang telah dibuat. Perhatikan tulisan di github pages:

Your site is ready to be published at https://penakode.github.io/blog-hugo/.

itu artinya halaman github pages sudah selesai dibuat dan kemudian kita coba buka halaman tersebut melalui browser dan lihat hasilnya:

repo-github-pages

Akhirnya website atau blog yang telah dibuat bisa terdeploy di hosting github dan sudah online.

Penutup

Demikianlah salah satu cara men-deploy blog yang dibuat menggunakan hugo agar bisa online dengan menggunakan fasilitas dari hosting github. Cara diatas hanyalah salah satu dari beberapa cara yang dapat digunakan untuk membuat halaman statis di github pages.

Selanjutnya untuk cara-cara membuat halaman statis di github pages akan saya bahas di tutorial selanjutnya.

Terima kasih sudah membaca dan selamat mempraktikannya.